FluentFiction - Indonesian

Conquering Fears: A Quest for the Javan Rhino

FluentFiction - Indonesian

20m 25sFebruary 5, 2026
Checking access...

Loading audio...

Conquering Fears: A Quest for the Javan Rhino

1x
0:000:00

Sign in for Premium Access

Sign in to access ad-free premium audio for this episode with a FluentFiction Plus subscription.

View Mode:
  • Langit Ujung Kulon berwarna abu-abu.

    The sky of Ujung Kulon was gray.

  • Hujan deras terus turun menembus canopy hutan.

    Torrential rain continued to fall, penetrating the forest canopy.

  • Anjing hutan menggonggong di kejauhan, namun dedaunan tebal meredam suara itu.

    Wild dogs barked in the distance, but the thick foliage dampened the sound.

  • Kirana dan Rizky, dua biologist gagah, menyusuri jalan setapak yang licin.

    Kirana and Rizky, two brave biologists, navigated the slippery path.

  • Mereka memiliki misi penting: mencari dan memberi tag badak Jawa yang hampir punah.

    They had an important mission: to find and tag the critically endangered Javan rhino.

  • "Kita harus hati-hati," ujar Rizky, suaranya tetap tenang meskipun hujan.

    "We have to be careful," said Rizky, his voice remaining calm despite the rain.

  • "Trek ini sulit saat musim hujan.

    "This track is difficult during the rainy season."

  • "Kirana mengangguk.

    Kirana nodded.

  • Hatinya berdebar cepat.

    Her heart was pounding.

  • Meski berpengalaman, dia belum pernah terpisah di hutan lebat seperti ini.

    Even though she was experienced, she had never been separated in such a dense forest before.

  • Ketakutan akan kesendirian menelusup di benaknya.

    The fear of being alone crept into her mind.

  • Namun, dia bertekad untuk mengatasi ketakutannya dan membantu proyek konservasi ini.

    However, she was determined to overcome her fear and help with this conservation project.

  • Rizky berhenti sejenak, memeriksa peta dan kompas.

    Rizky paused for a moment, checking the map and compass.

  • "Kita akan mencari di area sebelah timur," katanya sambil menjelaskan rencana mereka.

    "We'll search in the eastern area," he said while explaining their plan.

  • Keduanya melanjutkan perjalanan.

    The two continued their journey.

  • Langkah mereka hati-hati menghindari belukar.

    Their steps were cautious, avoiding the undergrowth.

  • Angin bertiup lebih keras, membuat pepohonan bergoyang menyeramkan.

    The wind blew stronger, making the trees sway eerily.

  • Dalam kekacauan suara alam ini, Kirana merasa semakin tegang.

    Amidst the chaos of nature's sounds, Kirana felt increasingly tense.

  • Tanpa diduga, Kirana terpeleset.

    Unexpectedly, Kirana slipped.

  • Semak belukar yang padat membuatnya terpuruk.

    The dense underbrush caused her to fall.

  • Dia mencoba bangkit, namun Rizky sudah menghilang di antara pepohonan.

    She tried to get up, but Rizky had already disappeared among the trees.

  • "Rizky!

    "Rizky!"

  • " panggil Kirana panik.

    called Kirana in panic.

  • Tak ada jawaban, hanya desau angin dan gemuruh hujan.

    There was no answer, only the rustle of the wind and the roar of the rain.

  • Dia merasa sendirian dan ketakutannya memuncak.

    She felt alone, and her fear peaked.

  • Kirana menarik napas dalam-dalam.

    Kirana took a deep breath.

  • Ketika kecil, ayahnya selalu berkata, "Ketika kau tersesat, tetaplah tenang.

    As a child, her father always said, "When you're lost, stay calm.

  • Gunakan kepalamu.

    Use your head."

  • " Dia memutuskan untuk mengandalkan instingnya, seperti yang diajarkan selama pelatihan.

    She decided to rely on her instincts, as taught during her training.

  • Dia mulai mencari tanda-tanda alam yang dikenalnya.

    She began to search for familiar natural signs.

  • Batu besar yang ditempatkan oleh tim sebelumnya dan suara air terjun di kejauhan menjadi petunjuk.

    A large stone placed by a previous team and the sound of a waterfall in the distance became her clues.

  • Kirana bergerak perlahan menuju arah yang dia yakini sebagai jalur kembali.

    Kirana moved slowly toward the direction she believed to be the way back.

  • Saat itu, sebuah suara gemeretak membuatnya menoleh.

    At that moment, a rustling sound made her turn.

  • Seekor badak Jawa besar tepat di depannya.

    A large Javan rhino was right in front of her.

  • Jantung Kirana berdegup kencang, tapi dia tahu inilah kesempatan sekali seumur hidup.

    Kirana's heart raced, but she knew this was a once-in-a-lifetime opportunity.

  • Dengan tenang, dia mendekati badak itu, mengambil alat penanda, dan bekerja dengan hati-hati.

    Calmly, she approached the rhino, took the tagging tool, and worked carefully.

  • Ketika alat penanda terpasang, Kirana merasa lega.

    Once the tag was attached, Kirana felt relieved.

  • Misinya berhasil meskipun dia takut setengah mati.

    Her mission was a success, even though she was scared out of her wits.

  • Hujan mulai reda saat Kirana melanjutkan perjalanannya.

    The rain began to let up as Kirana continued her journey.

  • Berdasarkan napas air terjun, dia bisa menavigasi dengan lebih percaya diri.

    Using the sound of the waterfall, she was able to navigate more confidently.

  • Menjelang senja, Kirana tiba di camp.

    By dusk, Kirana arrived at the camp.

  • Rizky berdiri di bawah tenda darurat, basah namun tersenyum lega.

    Rizky stood under an emergency tent, wet but smiling with relief.

  • "Aku tahu kamu bisa melakukannya, Kirana," katanya bangga.

    "I knew you could do it, Kirana," he said proudly.

  • Kirana tersenyum, kedinginan tapi bahagia.

    Kirana smiled, cold but happy.

  • Dia merasa lebih kuat, lebih berani daripada sebelumnya.

    She felt stronger, braver than before.

  • Kini, rasa takut sendirian di hutan tidak lagi menghantui.

    Now, the fear of being alone in the forest no longer haunted her.

  • Dia tahu, dia bisa mengandalkan dirinya sendiri.

    She knew she could rely on herself.

  • Misi konservasi mereka berjalan dengan baik, dan Kirana telah mengatasi ketakutannya.

    Their conservation mission was going well, and Kirana had overcome her fears.

  • Di bawah tenda yang basah, Kirana dan Rizky berbicara tentang petualangan mereka.

    Under the wet tent, Kirana and Rizky talked about their adventure.

  • Tawa mereka seakan mengusir segala ketegangan dan dingin yang tersisa.

    Their laughter seemed to dispel all the remaining tension and cold.

  • Hujan masih turun, tetapi di hati Kirana, matahari sudah bersinar terang.

    The rain still fell, but in Kirana's heart, the sun was shining brightly.